Ari Satria: Kolaborasi Kunci Mendukung Ekonomi Hijau dalam High Level Policy Dialogue ACT

Ari Satria: Kolaborasi Kunci Mendukung Ekonomi Hijau dalam High Level Policy Dialogue ACT

4 November 2024 | High Level Policy Dialogue Action on Climate and Trade (ACT)

Ari Satria, salah satu perwakilan Kementerian Perdagangan, menjadi narasumber dalam acara High Level Policy Dialogue Action on Climate and Trade (ACT). Acara ini menghadirkan berbagai tokoh penting, termasuk Utusan Khusus Presiden RI untuk Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu; Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN, Amalia Widyasanti; Direktur Pengembangan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri, Tri Purnajaya; dan Direktur Eksekutif CSIS Indonesia, Yose Rizal Damuri. Diskusi ini dipandu oleh Rahma Alia.

Ari Satria dalam High Level Policy Dialogue ACT

ACT merupakan inisiatif kolaboratif yang digagas oleh World Bank, World Economic Forum (WEF), dan World Trade Organization (WTO). Program ini bertujuan untuk mendorong perdagangan global yang mendukung mitigasi perubahan iklim dan mendorong keberlanjutan.

Dalam forum tersebut, Ari Satria menyampaikan komitmen Kementerian Perdagangan untuk mendukung terciptanya ekonomi hijau di Indonesia.

“Kami fokus pada kebijakan yang memastikan akses terhadap bahan baku, teknologi, dan jasa yang mendukung perdagangan ramah lingkungan. Perdagangan memiliki peran strategis dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian untuk menciptakan kebijakan nasional yang selaras. “Sinergi antarinstansi diperlukan agar kebijakan perdagangan tidak hanya mendukung pembangunan ekonomi tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat komitmen dalam mengintegrasikan perdagangan dengan aksi iklim, sekaligus mendorong terciptanya pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global.

Scroll to Top