Ari Satria, S.E., M.A.
Tiga Dekade Mengawal Perdagangan Indonesia hingga Memimpin Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif — Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Di kancah perdagangan internasional, nama Ari Satria, S.E., M.A. bukanlah sosok yang asing. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, ia telah memberikan kontribusi signifikan dalam membangun dan memperkuat strategi ekspor nasional. Kini, ia mengemban amanah baru sebagai Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif—sebuah posisi strategis yang menuntut inovasi, visi jauh ke depan, dan kepemimpinan tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang kian kompleks.
Awal Perjalanan dan Latar Belakang Akademik
Lahir di Bandung pada 27 Januari 1967, Ari Satria tumbuh dengan semangat belajar yang tinggi dan ketertarikan mendalam terhadap dinamika ekonomi. Ia mengawali pendidikan tingginya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI), tempat ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) pada tahun 1993 dengan konsentrasi di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan.
Hasratnya untuk memahami ekonomi global secara lebih mendalam membawanya melintasi benua. Ia melanjutkan studi pascasarjana di Boston University, Amerika Serikat, dan berhasil memperoleh gelar Master of Arts (M.A.) dalam bidang International Economics pada tahun 2000. Sebelum menyelesaikan program magisternya, ia juga mengikuti Economics Summer Courses di University of Colorado pada tahun 1998, yang semakin memperkaya perspektif akademiknya.
Pada tahun 2004, Ari menempuh pelatihan prestisius Microeconomics of Competitiveness, sebuah program kolaborasi antara Universitas Indonesia dan Harvard University. Keseluruhan latar belakang akademik yang luas dan beragam ini menjadi fondasi kokoh baginya dalam merumuskan kebijakan perdagangan yang efektif, berbasis data, dan berdaya saing internasional.
Karier dan Dedikasi di Kementerian Perdagangan
Sepanjang perjalanan kariernya, Ari Satria telah menduduki berbagai posisi strategis di Kementerian Perdagangan yang mencerminkan kepercayaan besar pemerintah terhadap kapasitas dan kepemimpinannya. Berikut adalah rekam jejak jabatan yang pernah dan sedang diembannya:
| Periode | Jabatan |
|---|---|
| 2024–sekarang | Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Aktif |
| Awal 2024 | Sekretaris Badan Kebijakan Perdagangan |
| 2021–2024 | Sekretaris Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional |
| 2020–2021 | Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kementerian Perdagangan |
| 2018–2020 | Direktur Pengembangan Produk Ekspor |
| 2011–2013 | Atase Perdagangan di KBRI Seoul, Korea Selatan |
| 2008–2011 | Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan, Korea Selatan |
Sebelum dilantik sebagai Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, ia sempat menjabat sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Perdagangan sejak Januari 2024.
Penugasannya selama lima tahun di Korea Selatan—baik sebagai Kepala ITPC Busan maupun Atase Perdagangan di Seoul—menjadi salah satu fase paling menentukan dalam karier diplomatik perdagangannya. Di sana, ia tidak hanya memperluas jaringan bisnis dan diplomasi perdagangan Indonesia, tetapi juga secara langsung memperkuat penetrasi produk-produk Indonesia di pasar Asia Timur yang kompetitif. Pengalaman lapangan ini memberikannya pemahaman praktis yang tak ternilai tentang bagaimana perdagangan internasional bekerja di tataran operasional.
Peran sebagai Akademisi
Kedalaman pengetahuan Ari Satria tidak hanya tersalurkan melalui birokrasi, tetapi juga melalui dunia pendidikan tinggi. Ia pernah dipercaya sebagai Dosen Tidak Tetap di Universitas Indonesia selama kurang lebih delapan tahun, mengajar di dua program pascasarjana sekaligus:
Program Magister Manajemen (MM UI)
Ekonomi Manajerial
📅 2000–2008
Program Magister Perencanaan & Kebijakan Publik (MPKP UI)
Ekonomi Regional & Aspek Keuangan Global
📅 2001–2008
Pengalaman mengajar ini menunjukkan kapasitas intelektualnya sekaligus komitmennya dalam mencetak generasi baru yang memahami kompleksitas ekonomi dan perdagangan internasional. Peran ganda sebagai birokrat dan akademisi menjadikannya sosok yang mampu menjembatani teori dan praktik secara seimbang.
Kontribusi dalam Organisasi
Di luar tanggung jawab pemerintahan dan akademik, Ari Satria juga aktif berkontribusi dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan jaringan alumni. Keterlibatannya mencerminkan kepedulian sosial dan semangat kolaborasi yang melampaui tugas-tugas kedinasan:
- Ketua Bidang Kemitraan ALUMNAS 2021–2026
- Anggota Dewan Penasehat Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (KAPPIJA-21) 2020–2024
- Ketua Umum Forum Silaturahmi Alumni Angkatan 1985, SMA Negeri 70 Bulungan Jakarta 2020–2023
- Anggota Dewan Pembina dan Penasehat Forum Silaturahmi Alumni SMA Negeri 70 Bulungan Jakarta 2023–2026
Keaktifannya dalam berbagai organisasi ini menegaskan bahwa ia adalah pribadi yang tidak hanya berorientasi pada karier profesional, tetapi juga pada pembangunan jejaring sosial dan kemitraan yang lebih luas demi kemanfaatan bersama.
Misi Baru: Memajukan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Indonesia
Pelantikannya sebagai Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif menandai babak baru yang penuh tantangan sekaligus peluang. Dalam era ekonomi kreatif dan digitalisasi yang berkembang pesat, posisi ini menuntutnya untuk mengangkat daya saing industri kreatif Indonesia agar mampu bersaing di panggung global.
Beberapa fokus strategis yang menjadi prioritas dalam peran barunya meliputi:
- Merancang strategi inovatif untuk meningkatkan daya saing ekspor jasa dan produk kreatif Indonesia di pasar internasional.
- Memperluas akses pasar global bagi sektor-sektor kreatif unggulan, mencakup seni rupa, desain, perfilman, musik, fesyen, kuliner, hingga teknologi kreatif dan digital.
- Membangun kemitraan strategis dengan para pemangku kepentingan di tingkat domestik maupun internasional guna mempercepat pertumbuhan dan penetrasi ekspor.
- Mengidentifikasi peluang dan inovasi baru untuk memperkuat posisi industri kreatif sebagai salah satu pilar pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Persaingan global semakin ketat, regulasi perdagangan internasional terus berubah, dan ekspektasi terhadap produk kreatif semakin tinggi. Namun, dengan bekal pengalaman yang matang dan jejaring internasional yang luas, Ari Satria memiliki modal kuat untuk menjawab tantangan tersebut.
Galeri Kegiatan
Berikut adalah dokumentasi berbagai kegiatan dan penugasan Ari Satria selama menjalankan tugasnya di Kementerian Perdagangan, mulai dari diplomasi ekonomi internasional hingga pendampingan pelaku usaha kreatif di daerah.
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria (tengah) bersama CEO Rutema (kiri) di talkshow dan pop-up store di Alun-Alun Indonesia.
Sumber: ekobiz.indozone.id
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag RI, Ari Satria, bersama Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Maria Renata Hutagalung saat membuka Paviliun Indonesia dalam The 100th Tokyo International Gift Show 2025 di Tokyo Big Sight, Jepang, Rabu (3/9/2025).
Sekretaris Badan Kebijakan Perdagangan, Ari Satria, berdiskusi dengan Komisaris PT Halal Kehati Indonesia, Sony Ariestono, terkait penguatan kolaborasi pengembangan ekosistem halal di Indonesia dalam audiensi di Kementerian Perdagangan, Kamis (20/6/2024).
Sumber: bkperdag.kemendag.go.id
Ari Satria, Sekretaris Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, menyampaikan pandangan terkait peluang kerja sama perdagangan Indonesia–Thailand dalam Thailand Extra Exhibition di Jakarta. Ia menekankan pentingnya eksportir Indonesia memanfaatkan pasar Thailand secara strategis, bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai mitra pengembangan bisnis.
Sumber: wartaevent.com
Kepala BKPerdag Fajarini Puntodewi didampingi Sekretaris BKPerdag Ari Satria menerima audiensi Asian Development Bank (ADB) untuk membahas rencana kerja sama penguatan kebijakan perdagangan tahun 2025.
Sumber: bkperdag.kemendag.go.id
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag RI, Ari Satria, mengunjungi PT Unikayo Makmur Abadi di Payakumbuh, Sumatera Barat, untuk mendorong kesiapan produk unggulan daerah menembus pasar ekspor global.
Sumber: rendangunikayo.com
Ari Satria, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan RI, memberikan pemaparan strategi menembus pasar ekspor dan program pemerintah bagi pelaku usaha dalam workshop masterclass Femina–Facebook di Palembang.
Sumber: femina.co.id
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag RI, Ari Satria, menghadiri gelar wicara "Weaving Stories: Dialog Artisan dan Desainer" di Alun Alun Indonesia, Mal Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (21/5/2026), dalam upaya mendorong produk kreatif Indonesia menembus pasar global.
Sumber: indopostrust.id
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, latar belakang akademik yang kuat, serta rekam jejak kepemimpinan yang teruji di berbagai lini, Ari Satria diharapkan mampu membawa terobosan nyata dalam pengembangan ekspor jasa dan produk kreatif Indonesia. Dedikasinya yang konsisten selama puluhan tahun telah membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin yang adaptif, inovatif, dan berpikir strategis.
Di era ketika kreativitas dan digitalisasi menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi dunia, kehadirannya di garda depan pengembangan ekspor jasa dan produk kreatif menjadi sangat relevan. Sebagai birokrat berpengalaman, akademisi yang membumi, dan aktivis organisasi yang berdedikasi, Ari Satria, S.E., M.A. terus mengukir kontribusi nyata bagi kemajuan perdagangan Indonesia.
Dengan visi yang jernih dan pengalaman yang teruji, industri kreatif nasional diharapkan semakin berkembang, semakin dikenal dunia, dan pada akhirnya menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan inklusif. []
Pengalaman adalah Ilmu, Berbagi adalah Kunci
Berbagi ilmu adalah cara terbaik untuk memberi arti dalam setiap langkah perjalanan hidup. Ilmu yang dibagikan tidak hanya memperkaya orang lain, tetapi juga memperkaya diri kita sendiri dengan perspektif dan pemahaman yang lebih luas. Setiap pengetahuan yang kita bagikan adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik
Ari Satria
No related posts.